Togel Online Agen Bola Domino Online, Dominobet, Agen Poker, Agen Domino Terpercaya Agen Bola Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Buffon Pahlawan, Italia Taklukkan Uruguay Dalam Adu Penalti

Poker Online Poker Online

Italia taklukkan Uruguay 4-5 di laga play-off perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi di Arena Fonte Nova di Salvador de Bahia, Minggu (30/6/2013). Duel ini sangat melelahkan, terutama bagi Italia, karena harus diakhiri dengan drama adu penalti, yang dimenangkan Azzurri dengan skor 3-2, setelah mereka bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

0201050buffon1780x390
Aksi penjaga gawang Italia, Gianluigi Buffon, ketika menahan bola tendangan penalti striker Uruguay, Diego Forlan, dalam drama adu penalti di play-off perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi, Minggu (30/6/2013). Italia menang 5-4 dalam laga tersebut.

Ya, ini merupakan adu penalti kedua bagi Italia dalam kurun waktu tiga hari, karena di semifinal, Kamis (27/6), tim besutan Cesare Prandelli ini pun harus bermain selama 120 menit dan dilanjukan adu penalti saat lawan Spanyol di babak semifinal. Waktu itu skor imbang 0-0 di waktu normal plus perpanjangan waktu, sebelum Italia menyerah 6-7.

Gianluigi Buffon menjadi pahlawan Italia karena sang kapten berhasil melakukan tiga penyelamatan dalam adu penalti. Sementara itu penjaga gawang Uruguay, Fernando Muslera, hanya mampu melakukan satu penyelamatan.

Duel yang untuk ketiga kalinya mempertemukan tim dari Eropa dan Amerika Selatan dalam play-off perebutan tempat ketiga event ini, berlangsung dalam tempo lambat sejak wasit Djamel Haimoudi meniup peluit kick-off. Meskipun demikian, Uruguay bermain lebih agresif di 10 menit pertama, karena kerab memberikan tekanan ke pertahanan Italia.

Uruguay mendapatkan peluang terbaik pada menit ke-12, ketika Davide Astori melakukan pelanggaran terhadap Cavani di luar kotak penalti, sehingga wasit memberikan tendangan bebas. Tetapi gol yang dinantikan tak terjadi, karena bola tendangan keras Diego Forlan, bisa ditangkap dengan sempurna oleh Gianluigi Buffon.

Setelah itu, permainan kembali agak menjemukan karena nyaris tak ada peluang berbahaya yang diraih kedua tim. Baru pada menit ke-25, Italia, yang minim peluang sejak awal pertandingan, sukses membobol gawang Italia yang dikawal Fernando Muslera.

Gol itu bermula dari tendangan bebas di sektor kiri pertahanan Uruguay yang dilakukan Alessandro Diamanti menggunakan kaki kirinya. Si kulit bundar mengarah ke tiang jauh dan membentur mistar, tanpa bisa diantisipasi dengan baik oleh Muslera. Bola pantulan tersebut langsung disambut dengan sontekan pelan Astori ke gawang yang tak terkawal lagi karena Muslera out of position. Nama Diamanti sempat tercatat di papan skor, sebelum diganti dengan nama Astori.

Pada menit ke-32, Uruguay menjebol gawang Italia lewat sundulan Cavani. Tetapi wasit menganulirnya, karena striker Uruguay tersebut sudah lebih dulu terperangkap offside sebelum menyundul bola umpan tendangan bebas dari luar kotak penalti.

Semenit berselang, Italia memberikan ancaman serius kepada Uruguay lewat striker mudanya, Stephan El Shaarawy. Tetapi aksi Muslera berhasil menggagalkan peluang Azzurri karena mampu menghalau tendangan keras dari luar kotak penalti pemain AC Milan tersebut, sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.

Sejak Uruguay tertinggal, tempo permainan lebih meningkat sehingga kedua tim kerab melakukan serangang berbahaya. Meskipun demikian, sampai paruh pertama usai, tak terjadi gol tambahan, sehingga Italia tetap unggul 1-0.

Di babak kedua, Uruguay terus berupaya mencetak gol penyama. Perjuangan tim juara dunia 1930 ini mencapai hasilnya pada menit ke-58 lewat sontekan maut Cavani, ketika menyambut umpan terobosan. Saat menusuk ke dalam kotak penalti dari sisi kanan pertahanan Italia, Cavani melakukan tendangan kaki kanan dengan sangat akurat. Meskipun kecepatan bola pelan, tetapi Buffon tak bisa menjangkaunya karena si kulit bundar bersarang di pojok kiri bawah gawangnya.

Gol penyama ini melecut semangat Uruguay, sehingga mereka terus menggempur pertahanan Italia. Akan tetapi, tak mudah bagi tim besutan Oscar Tabarez ini menambah gol, termasuk peluang bagus pada manit ke-78 lewat dua tendangan beruntun Diego Forlan. Berhasil menerobos ke dalam kotak penalti, mantan striker Manchester United ini melepaskan tendangan keras yang bisa diblok Buffon. Bola rebound kembali diterus Forlan, tetapi lagi-lagi Buffon bisa menepisnya sebelum dihalau keluar bek sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok.

Pada menit ke-73, Diamanti kembali menjadi mimpi buruk bagi Muslera karena dia mencetal gol dari tendangan bebas. Kali ini, gol dilesakkan dari depan gawang setelah bola tendangan kaki kirinya melewati pagar hidup yang dibangun para pemain Uruguay, dan bersarang di pojok kiri atas. Italia unggul 2-1.

Namun hanya berselang lima menit, giliran Cavani yang kembali membuat kubu Italia terhenyak. Top skor Serie-A musim lalu ini dengan sempurna mengeksekusi tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Italia, karena bola yang mengarah ke pojok kanan gawang tak bisa dihentikan Buffon. Skor kembali imbang 2-2, membuat laga berjalan kian seru.

Setelah itu, kedua tim tak mampu menambah gol lagi sehingga sampai dengan waktu 90 menit plus tiga menit tambahan, skor tetap imbang 2-2. Laga pun akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2×15 menit. Pada masa extra time ini pun tak ada gol yang tercipta sehingga harus dilanjutkan dengan adu penalti.

Dalam drama ini, Buffon membuat kepercayaan diri kubu Italia menjulang tinggi. Pasalnya, dia sukses menahan tendangan Forlan sebagai penendang pertama, sebelum Alberto Aquilani membawa Italia memimpin.

Cavani dan Suarez berhasl memperdaya Buffon, dan Muslera sukses membendung tendangan De Sciglio, yang membuat skor adu penalti menjadi 2-2. Tetapi Buffon yang menghadirkan perbedaan, karena dua tendangan terakhir Uruguay melalui Martin Caceres dan Walter Gargano berhasil ditahannya, sehingga Italia menang 3-2 di “babak keberuntungan” ini.

Share this post:

Recent Posts