Togel Online Agen Bola Domino Online, Dominobet, Agen Poker, Agen Domino Terpercaya Agen Bola Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia Poker Online
Texas Poker Uang Asli Golbet88 - Agen Bandar Betting Bola Online

Biography Singkat Berdirinya Noah

Poker Online Poker Online

Noah (sebelumnya bernama Peterpan) adalah sebuah band dari Bandung, Indonesia. Band ini dibentuk pada tahun 2000 dan terkenal berkat lagu-lagunya. Sekarang, band ini terdiri dari 5 personil yaitu Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Reza (drum), dan David (kibor). Pada 2006, Andika dan Indra keluar dari band ini. Selanjutnya pada 2008, David masuk ke band ini.

noah band

Perjalanan karier

Awal terbentuk
Personil Peterpan saat masih lengkap (sebelum Indra dan Andika keluar).

Pada tahun 1997, Andika (kibor) membentuk band Topi dengan mengajak adik kelasnya di SMU 2 Bandung, Uki (gitar), Afrian (gitar),serta teman mainnya, Abel (bas) dan Ari (drum). Uki pun mengajak teman SMP-nya Ariel yang mengisi posisi vokal. Dengan formasi seperti itulah, mereka mulai manggung dan memainkan musik beraliran Brits alternatif. Kemudian Ari mengundurkan diri dan Topi pun bubar tanpa sebab yang pasti.

Andika mengumpulkan kembali personel Topi pada tahun 2000. Namun kali ini, posisi drum dipegang oleh Reza. Untuk memberi warna musik yang lebih dewasa dan lebih kaya melodi, maka diajaklah Lukman, teman kakak Indra, yang akhirnya jadi gitaris utama (lead guitar). Setelah terbentuk dengan formasi enam orang, mereka pun mengambil nama Peterpan. Tanggal 1 September 2000 secara resmi Peterpan terbentuk.

Perjalanan profesional Peterpan dimulai tahun 2001 dengan merambah dari kafe ke kafe di Bandung. Mereka bermain di kafe O’Hara dan Sapu Lidi dengan membawakan lagu-lagu top 40, serta rock alternatif seperti Nirvana, Pearl Jam, Coldplay, U2, Creed, dll. Saat di katfe Sapu Lidi-lah potensi mereka terlihat oleh Noey, basis Java Jive yang sedang mencari band untuk mengisi album kompilasi. Dari lagu yang dikirim untuk demo, “Sahabat”, “Mimpi Yang Sempurna”, dan “Taman Langit”, terpilih lagu “Mimpi Yang Sempurna” untuk dimasukan ke album kompilasi Kisah 2002 Malam yang dirilis Juli 2002. Tak disangka lagu tersebut menjadi jagoan album ini dan mendongkrak penjualan sampai di atas 150.000 kopi.
Taman Langit

Perusahaan rekaman Musica Studios pun tak melewatkan potensi Peterpan. Musica mempercepat pengajuan kontrak untuk debut album pertama Peterpan. Akhirnya debut album Peterpan bertajuk Taman Langit dirilis bulan Juni 2003. Tak disangka, album itu mampu terjual di atas angka 650.000 kopi. Atas prestasi tersebut, mereka menerima Multi Platinum untuk album Taman Langit.[1] Lagu andalan album ini Taman Langit adalah “Sahabat”, “Aku dan Bintang”, “Semua Tentang Kita”, “Topeng” dan “Yang Terdalam”. Tak hanya jumlah penjualan, Peterpan juga sukses mencetak rekor konser maraton di enam provinsi dalam tempo 24 jam pada tanggal 18 Juli 2004. Konser bertajuk “LA Lights Peterpan 24 Jam Breaking Record” itu dimulai di Medan, Sumatera Utara sekitar pukul 07.55 sampai 08.40 WIB. Dari sana, mereka lalu melanjutkan di Padang, Sumatera Barat sekitar pukul 10.45 hingga 11.30 WIB. Pada jam 12.55 hingga 13.40 WIB, Peterpan konser di Pekanbaru, Riau, terus Lampung pada jam 16.25 sampai 17.10 WIB. Ariel lantas membuka konser di Semarang, Jawa Tengah, sekitar pukul 19.45 dan berakhir pada 20.30 WIB. Konser Peterpan ditutup di Surabaya sekitar pukul 22.15 sampai 23.00 WIB. Atas prestasinya ini, mereka berhak dicatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).[2]
Bintang di Surga

Pada Agustus 2004, Peterpan merilis album ke-2 bertajuk Bintang di Surga. Album itu telah terjual 350.000 kopi dalam waktu 2 minggu setelah rilis dan pada awal Januari 2005 telah mencapai 2,7 juta kopi.[3] Pada Februari 2005, penjualan album ini mencapai 2 juta kopi.[4] Dan menurut catatan, album ini mampu terjual sebanyak 3 juta kopi.[5] Lagu andalan album ini Bintang di Surga adalah “Ada Apa Denganmu”, “Mungkin Nanti”, “Kukatakan Dengan Indah”, “Bintang di Surga”, “Di Atas Normal”, dan “Khayalan Tingkat Tinggi”.
OST Alexandria

Alexandria adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 2005 dan dibintangi oleh Marcel Chandrawinata, Julie Estelle, Kinaryosih, dan Fachri Albar. Pada Agustus 2005, Peterpan merilis album ke-3 bertajuk OST Alexandria untuk film ini. Lagu andalan album ini adalah “Tak Bisakah” dan “Langit Tak Mendengar”. Lagu “Tak Bisakah” sempat menuai kontroversi karena dijiplak oleh musisi India untuk film Woh Lamhe Woh Lamhe dengan judul lagu “Kya Mujhe Pyaar”. Penjualan album ini mencapai 1 juta kopi.[rujukan?]

Pada awal tahun 2005, Peterpan meraih penghargaan sebagai artis favorit Indonesia di MTV Asia Aid di Bangkok.[6][7] Dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2005, Peterpan menempati urutan teratas nominasi dengan memperoleh 11 nominasi. Empat di antaranya dicetak lewat lagu “Ada Apa Denganmu”.[8] Dari 11 nominasi itu, Peterpan mendapat 7 penghargaan, antara lain untuk “band terbaik”, “album terbaik”, “grafis desain album terbaik” dan “karya produksi terbaik”, karena album Bintang di Surga.[9] Pada ajang SCTV Music Awards 2005, Peterpan mendapat penghargaan di kategori “Album Pop Group Ngetop”‘ dan “Lagu Paling Ngetop”.

Pada tahun 2005, Peterpan kembali merilis 2 album yaitu : VCD Untuk Sahabat Peterpan yang berisi Orginal VCD Karaoke termasuk video klip serta dokumentasi saat mereka melakukan pemecahan rekor konser selama 24 jam di 6 kota.[10],dan album jalur suara film Alexandria.[11]
Perpecahan dan Hari Yang Cerah

Pada tanggal 4 November 2006, Andika dan Indra, resmi keluar dari anggota band. Kedua mantan personel ini pada akhirnya membentuk kelompok lainnya yang diberi nama The Titans. Dengan keluarnya Andika dan Indra, posisi mereka ditempati oleh dua pemusik tambahan, yaitu Lucky pada bass dan David pada kibor.

Pada Mei 2007, Peterpan merilis album keempat mereka yaitu Hari yang Cerah. Acara launching album ini juga dibuat lain karena dilakukan di dua negara yaitu di RUUMS, Kuala Lumpur, pada 25 Mei 2007 dan di Monumen Pahlawan Gasibu, Bandung. Acara ini disiarkan langsung di 6 stasiun televisi.[12] Album ini diklaim sebagai album terakhir mereka dengan nama “Peterpan”. Ariel mengklaim bahwa pada akhirnya mereka akan melepaskan nama Peterpan dan menggunakan nama lainnya.[13]

Pada bulan September 2007, mereka mengikuti acara “Song Festival” di Korea Selatan.[14]
Sebuah Nama Sebuah Cerita

Pada 2008, Peterpan merilis album kompilasi bertajuk Sebuah Nama Sebuah Cerita. Album ini adalah karya terakhir Peterpan sebagai ancang-ancang untuk ganti nama band pada tahun berikutnya. Lagu andalan album ini adalah “Walau Habis Terang”, “Kisah Cintaku”, “Menunggumu (Feat Chrisye)”, “Menunggu Pagi”, dan “Tak Ada yang Abadi”.

Pada Awal 2009, Lucky keluar dari Band karena Lucky dianggap belum cocok mengisi posisi bass. Setelah Lucky keluar dan bergabung dengan Domino, posisi bass diisi oleh Ihsan Nurrachman.
Suara Lainnya

Pada tahun 2012, album Suara Lainnya dirilis dengan menggunakan nama masing-masing personel yaitu “Ariel, Uki, Lukman, Reza, David”. Album ini merupakan album berisi versi instrumental lagu-lagu Peterpan ditambah dengan lagu “Dara”, sebuah singel oleh Ariel. Selain itu, pada album ini, vokal pada lagu “Cobalah Mengerti” diisi oleh Momo Geisha. Album ini merupakan album pertama yang dirilis dengan tidak menggunakan nama Peterpan setelah kontrak penggunaan namanya resmi berakhir pada tahun 2009.Mereka adalah band satu-satunya yang mampu membuat album tanpa kehadiran sang vocalis di publik walaupun di balik itu semua sang vocalis banyak berkontribusi.
Penggantian nama Noah

Pada 2 Agustus 2012, band ini mengumumkan nama baru mereka, yaitu Noah. Noah sendiri berarti membuat nyaman, memberi ketenangan, dan panjang umur. Tidak hanya nama bandnya berganti, nama sebutan penggemar mereka juga berganti nama dengan menghilangkan embel-embel Peterpan.[15] Pada bulan yang sama, menggunakan nama baru, band ini merilis singel “Separuh Aku”.

Pada September 2012, Noah merilis album studio bertajuk Seperti Seharusnya. Lagu andalan album ini adalah “Separuh Aku” dan “Hidup Untukmu Mati Tanpamu”. Penjualan album baru ini dilakukan melalui gerai KFC dan sudah terjual hingga 200 ribu keping selama tiga hari pertama penjualannya.[16]

Pada 15-16 September 2012, Noah melakukan konser di Melbourne, Hong Kong, Kuala Lumpur, Singapura, dan berakhir di Jakarta.[17] Setelah CD original album Seperti Seharusnya terjual 1 juta kopi dalam waktu 5 bulan setelah perilisan, Noah mendapatkan penghargaan berupa plakat Multiplatinum dari Musica Studios dan Swara Sangkar Emas.[18] Lagu “Separuh Aku” merupakan soundtrack sebuah sinetron berjudul Separuh Aku. Lagu “Hidup Untukmu Mati Tanpamu” (H.U.M.T) merupakan soundtrack sebuah sinetron berjudul Yang Muda Yang Bercinta.

Kontroversi

Kerusuhan di konser
Sama seperti grup band tenar lain di Indonesia, konser Noah pun tak lepas dari masalah. Pada tahun 2006, saat konser di stadion Harapan Bangsa Lhongraya Kota Banda Aceh tanggal 22 Februari 2006, sedikitnya 30 orang penonton pingsan, terbanyak diantaranya adalah remaja putri. Tak hanya itu, konser ini pun dinilai melanggar undang-undang Syariat Islam yang telah diberlakukan secara kaffah (menyeluruh) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) karena bercampurnya penonton pria dan wanita di dalam lapangan pertunjukan.[19]

Akibat kerusuhan saat konser bukan hanya menimpa penonton, tapi juga anggota band yang tampil. Hal ini terjadi saat peterpan konser di Stadion Bima Cirebon, 11 April 2006. Hujan batu dilemparkan para penonton tak berkarcis di luar Stadion, akibatnya tak hanya belasan penonton dilarikan ke berbagai rumah sakit akibat lemparan batu, tapi juga sang vokalis, Ariel, yang tak luput dari hujan batu tersebut. Ariel terkena lemparan di bagian dada sehingga langsung diamankan ke luar Stadion. Akibat peristiwa itu konser menjadi terhenti di saat peterpan membawakan lagu kelimanya “Mungkin Nanti” sekitar pukul 20.30 WIB.[20]

Personel

Personel Sekarang:
Ariel – vokal, gitar, tamborin (2000–sekarang)
Uki – gitar (2000–sekarang)
Lukman – gitar (2000–sekarang)
Reza – drum (2000–sekarang)
David – kibor, piano (2008–sekarang)

Mantan Personel
Andika – kibor, piano (2000–2006)
Indra – bass (2000–2006)

Personel Tambahan
Ihsan – bass (2009–sekarang)
Lucky – bass (2006–2008)

Diskografi

Album studio

Sebagai Peterpan
– Taman Langit (2003)
– Bintang di Surga (2004)
– Ost. Alexandria (2005)
– Hari yang Cerah (2007)
– Sebuah Nama Sebuah Cerita (2008)

Sebagai Noah
– Seperti Seharusnya (2012)

Album lainnya
– Kisah 2002 Malam (kompilasi, 2002, sebagai Peterpan)
– Untuk Sahabat Peterpan (2005, sebagai Peterpan)
– From Us to U (kompilasi, 2005, sebagai Peterpan)
– In House Mix (2005, sebagai Peterpan)
– Selalu, untuk sahabat… (2006, sebagai Peterpan)
– Suara Lainnya (instrumental, 2012, sebagai Ariel, Uki, Lukman, Reza, David)

Single Lagu
– Mimpi Yang Sempurna (Kisah 2002 Malam Peterpan)
– Sahabat (Taman Langit Peterpan)
– Semua Tentang Kita (Taman Langit Peterpan)
– Topeng (Taman Langit Peterpan)
– Aku dan Bintang (Taman Langit Peterpan)
– Yang Terdalam (Taman Langit Peterpan)
– Kita Tertawa (Taman Langit Peterpan)
– Ada Apa Denganmu (Bintang di Surga Peterpan)
– Mungkin Nanti (Bintang di Surga Peterpan)
– Ku Katakan Dengan Indah (Bintang di Surga Peterpan)
– Khayalan Tingkat Tinggi (Bintang di Surga Peterpan)
– Bintang di Surga (Bintang di Surga Peterpan)
– Di Atas Normal (Bintang di Surga Peterpan)
– Di Belakangku (Bintang di Surga Peterpan)
– Menunggumu (Feat. Chrisye) (Senyawa Peterpan)
– Tak Bisakah (Ost. Alexandria Peterpan)
– Jauh Mimpiku (Ost. Alexandria Peterpan)
– Menunggu Pagi (Ost. Alexandria Peterpan)
– Menghapus Jejakmu (Hari Yang Cerah Peterpan)
– Di Balik Awan (Hari Yang Cerah Peterpan)
– Sally Sendiri (Hari Yang Cerah Peterpan)
– Hari Yang Cerah Untuk Jiwa Yang Sepi (Hari Yang Cerah Peterpan)
– Cobalah Mengerti (Hari Yang Cerah Peterpan)
– Walau Habis Terang (Hari Yang Cerah Peterpan)
– Kisah Cintaku (Hari Yang Cerah Peterpan)
– Dara (Ariel)
– Separuh Aku (Seperti Seharusnya Noah)
– Hidup Untukmu, Mati Tanpamu (Seperti Seharusnya Noah)
– Jika Engkau (Seperti Seharusnya Noah)

Single Lainnya
– Usia 17 (Feat. Nuri Shaedan) (Peterpan)
– Dara (Ariel)

Video klip
“Mimpi Yang Sempurna” (Kisah 2002 Malam)
“Sahabat” (Taman Langit)
“Aku Dan Bintang” (Taman Langit)
“Topeng” (Taman Langit)
“Semua Tentang Kita” (Taman Langit)
“Yang Terdalam” (Taman Langit)
“Kita Tertawa” (Taman Langit)
“Ada Apa Denganmu” (Bintang di Surga)
“Mungkin Nanti” (Bintang di Surga)
“Ku Katakan Dengan Indah” (Bintang di Surga)
“Khayalan Tingkat Tinggi” (Bintang di Surga)
“Bintang Di Surga” (Bintang di Surga)
“Di Atas Normal” (Bintang di Surga)
“Dibelakangku” (Bintang di Surga)
“Tak Bisakah” (OST Alexandria)
“Jauh Mimpiku” (OST Alexandria)
“Menunggu Pagi” (OST Alexandria)
“Langit Tak Mendengar” (OST Alexandria)
“Membebaniku” (OST Alexandria)
“Menunggumu feat. Chrisye” (Senyawa)
“Kupu Kupu Malam” (From Us to U)
“Menghapus Jejakmu” (Hari yang Cerah)
“Dibalik Awan” (Hari yang Cerah)
“Hari Yang cerah Untuk Jiwa Yang Sepi” (Hari yang Cerah)
“Cobalah Mengerti” (Hari yang Cerah)
“Walau Habis Terang” (Sebuah Nama Sebuah Cerita)
“Kisah Cintaku” (Sebuah Nama Sebuah Cerita)
“Tak Ada Yang Abadi” (Sebuah Nama Sebuah Cerita)
“Dara” (Suara Lainnya)
“Cobalah Mengerti” (ft. Momo Geisha) (Suara Lainnya)
“Sahabat” (ft. Karinding Attack) (Suara Lainnya)
“Separuh Aku” (Seperti Seharusnya)
“Hidup Untukmu, Mati Tanpamu” (Seperti Seharusnya)
“Jika Engkau” (Seperti Seharusnya)

Penghargaan
Tahun 2002
Rookie of the Year 2002 – Majalah Hai

Tahun 2004
Grup Pendatang Baru TerNgetop – SCTV Music Award
Rekor MURI – Konser Maraton 6 Kota 24 Jam – 18 Juli 2004

Tahun 2005
Best Favorite Artis Indonesia – MTV Asia Award – Februari 2005
Album Pop Group Ngetop – SCTV Music Award – Mei 2005
Lagu Paling Ngetop – SCTV Music Award – Mei 2005
Band Paling Ngetop – SCTV Award – Agustus 2005
Penjualan Album Terbaik Sepanjang Tahun – MTV Music Award – September 2005
Grafis desain album terbaik Bintang di Surga – AMI Awards 2005 – November 2005

Tahun 2006
Best Favorite Artis Indonesia – MTV Asia Award – April 2006
Album Pop Group Ngetop – SCTV Music Award – Mei 2006
Video of The Year: Bintang di Surga – MTV Indonesia Award

Tahun 2007
Best Contribution Award – Asia Song Festival, Korea

Tahun 2009
Video Klip TerDahsyat “Walau Habis Terang” – Dahsyatnya Award – April 2009
Band TerDahsyat – Dahsyatnya Award – April 2009
Lagu Terbaik versi majalah Rolling Stone dengan lagu “Kukatakan Dengan Indah”
Band Terfavorit – Indonesia Kids Choice Awards
Peterpan “Most Inspiring Artist” – MTV Indonesia 25 November 2009

Tahun 2010
Ariel Penyanyi Terbaik versi Rolling Stone – Desember 2010

Tahun 2011
Ariel “The Talk Of The Nation” versi Rolling Stone

Tahun 2012
Rekor MURI – Konser 5 Negara 24 Jam (Noah Born to Make History) – 16 September 2012
Video Klip Paling Inbox SCTV – Inbox Awards 2012: Dara Ariel – 28 September 2012
Ariel Sexiest Male Celebrity 2012 – 24 Oktober 2012
Band Of The Year – Yahoo! OMG Awards 2012 – 25 November 2012
Grup Band Paling Ngetop – SCTV Awards 2012 – 30 November 2012
Star Of The Year versi Tabloid Bintang – 29 Desember 2012

Tahun 2013
100% Band Ajib – 100% Ampuh Awards – 16 Januari 2013
100% Membahana, “Separuh Aku” – 100% Ampuh Awards – 16 Januari 2013
Band TerDahsyat – Dahsyatnya Awards – 21 Januari 2013
Penampilan Paling di Tunggu “NOAH” – Infotaiment Awards – 1 Februari 2013
Peristiwa Hiburan Paling Fenomenal “KONSER 5 NEGARA Noah Born to Make History” – Infotaiment Awards – 1 Februari 2013
Selebriti Pria Paling Memikat: Nazril Irham, (Ariel “NOAH”) – Infotaiment Awards – 1 Februari 2013
Penjualan Album “Seperti Seharusnya” 1 Juta Copy meraih Multi Platinum Awards – 19 Februari 2013
Grup Band Paling Ngetop – SCTV Music Awards 2013 – 29 April 2013
Vokalis Band Paling Ngetop, (Ariel “NOAH”) – SCTV Music Awards 2013 – 29 April 2013
Pemain Keyboard Paling Ngetop, (David “NOAH”) – SCTV Music Awards 2013 – 29 April 2013
Band Favorit – Nickelodeon Indonesia Kids’ Choice Awards – 14 Juni 2013

Share this post:

Recent Posts